Rabu, 07 Oktober 2009

pentest backtrack: Autonomous System Scanner (ASS)

Autonomous System Scanner (ASS) adalah sebuah script app yang digunakan untuk mencari sebuah informasi sebuah Router, Ass juga mendukung beberapa Protokol, misalnya: IRDP, IGRP, EIGRP, RIPv1, RIPv2, CDP, HSRP.

keterangan Protokol:
IRDP --> Icmp Router Discovery Protocol
IGRP --> Interior Gateway Routing Protocol
EIGRP --> Enhanced Interior Gateway Routing Protocol
RIPv1 v2--> Routing Information Protocol
CDP --> Cisco Discovery Protocol
HSRP --> Hot Standby Routing Protocol


Nah biasanya app ini saya gunakan untuk mencari informasi sebuah Router,.contoh: penggunaanNya..
#ass -i ath0 //--> digunakan untuk mode pasif (menangkap informasi secara broadcast dan multicast)
#ass -i ath0 -A //--> digunakan untuk mencari (menjelajahi) sebuah ruter dengan cara menanyakan informasi kepada router secara broadcast dan multicast.
(-M) di gunakan untuk mode multicast, biasanya untuk scan Ip target tertentu
(-p) Scan dengan protokol tertentu (* I=IGRP * E =EIGRP * R =IRDP * 1=RIPv1 * 2=RIPv2)

Contohnya: [-p IER12]
nahh contoh dari perintah eksekusi di atas.
#ass [-v[v[v]]] -i [-p] [-c] [-A] [-M] [-P IER12]

dan keteranganNya,.
(-v) di gunakan untuk mode verbose, biasanya untuk akurasi pencarian aja.
(-p) yaa seperti di atas tadi (scan protokol).
(-c) mematikan app setelah selesai scan,. tapi sebaikNya jangan tambah mode ini,. masalahnya gimana kita mau ngelihatin hasil ScanNannya, kalok applikasinya terminated.. :P
(-A) di gunakan untuk mode aktif scan, Bukan pasif.
(-M) sudah ada di atas tuh,. tambahanNya, System EIGRP akan di scan dengan mode multicast alamat tertentu dan tidak memanfaatkan dari HELLO enumerasi dan direct query. (kalok enggak ngerti tanya si embah). :P
(-p) sudah juga di terangin di atas,. masak minta di terangin lagi..
Exmp: #ass -vvv -i ath0 -P EIR12 -M -a -p -D 192.168.0.245
nahh Loohh,..terus cara bacanya gimana kalok bgt,..?
hehehehehehe,.. yaa bacanya dengan kamus di atas tuh..

sekedar tambahan buat bantuin cara bacanya lagi..
(-i ath0) i adalah singkatan dari interface ath0 adalah aliass wifi card saya.
(-D) D adalah singkatan dari "destination". dan setelah D baru ada Ip address,. (kalok enggak ngerti destination cari di kamus ato suruh si embah lagi).

contoh dari hasil scanNya.
#ass -v -i ath0 Router
10.165.xxx.xxx (RIPv1 )
RIP1 [ n/a ] 10.x.x.x (metric 1)
RIP1 [ n/a ] 127.xx.x.x (metric 1)
RIP1 [ n/a ] 10.xxx.xxx.x (metric 1)
RIP1 [ n/a ] 172.xx.x.x (metric 1)


Router 192.168.xx.xxx (CDP )
CDP [ n/a ] Device ID MikroTik
Port ID (null)
Platform MikroTik
- Layer 3 Router
Duplex Half



Sumber : di sini


ASS
ASS, the autonomous system scanner, is designed to find the AS of the router. It supports the following protocols: IRDP, IGRP, EIGRP, RIPv1, RIPv2, CDP, HSRP and OSPF.
In passive mode (./ass -i eth0), it just listens to routing protocol packets (like broadcast and multicast hellos).
In active mode (./ass -i eth0 -A), it tries to discover routers by asking for information. This is done to the appropriate address for each protocol (either broadcast or multicast addresses). If you specify a destination address, this will be used but may be not as effective as the defaults.
EIGRP scanning is done differently: While scanning, ASS listens for HELLO packets and then scans the AS directly on the router who advertised himself. You can force EIGRP scanning into the same AS-Scan behavior as IGRP uses by giving a destination or into multicast scanning by the option -M.
For Active mode, you can select the protocols you want to scan for. If you don't select them, all are scanned. You select protcols by giving the option -P and any combination of the following chars: IER12, where:
I = IGRP
E = EIGRP
R = IRDP
1 = RIPv1
2 = RIPv2
Usage is trival:

./ass [-v[v[v]]] -i [-p] [-c] [-A] [-M] [-P IER12]
-a -b
[-S ] [-D ]
[-T ]
Where:
-i interface
-v verbose
-A this sets the scanner into active mode
-P see above (usage: -P EIR12)
-M EIGRP systems are scanned using the multicast
address and not by HELLO enumeration and
direct query
-a autonomous system to start from
-b autonomous system to stop with
-S maybe you need this
-D If you don't specify this, the appropriate
address per protocol is used
-p don't run in promiscuous mode (bad idea)
-c terminate after scanning. This is not
recommened since answers may arrive later and
you could see some traffic that did not show
up during your scans
-T packets how many packets should we wait some
miliseconds (-T 1 is the slowest scan
-T 100 begins to become unreliable)
I really suggest to use -v !
I'm not going to explain why you do not get answers from routers in the Internet. If you don´t know what the 'network x.y.z.0' statement for cisco means, forget that you know this program exists (sorry..)
ASS output might look a little strange, but has it's meanings:
Routers are identified by the sender's IP address of the packet. This may lead to several routers showing up as more then one since they used different sender interfaces. In the brackets, the protocols this router runs are shown.
Routing protocols are shown as one or more indented lines. First, there is the routing protocol name (like EIGRP), followed by the autonomous system number in brackets. Aligned to the right is the target network if applicable.
IGRP
IGRP routing info shows the target network and in brackets the following values: Delay, Bandwidth, MTU, Reliability, Load and Hopcount.
IRDP
The IRDP info is limmited to the announced gateway (router) and it's preference
RIPv1
RIPv1 info just gives you the classified target network (remember RIPv1 network boundaries) and it's metric
RIPv2
RIPv2 info contains after the target network the following infos: Netmask, next hop, arbitary tag, and the metric. An additional line may appear on the routers section that gives you the authentication if enabled in the protocol. For text auth, the password is there.
EIGRP basic
The basic EIGRP just gives you the autonomous system number, the IOS and EIGRP version as found in the HELLO packet
EIGRP routes
The EIGRP routes section depends on the type of route. All of them include the fields destination network, destination mask and in the last line (in brackets) the values for Delay, Bandwidth, MTU, Reliability, Load and Hopcount. External routes also include the originating router, the originating autonomous system, the external metric and the source of this route.
HSRP
HSRP info is not routing, therefore the third field is the virtual IP address of the standby group, followed by the state, the auth string, Hello, Hold and priority values.
OSPF
OSPF info includes the destination network as well as the Area in IP format, the authentication used (and, if applicable the auth string), netmask, designated and backup router and the values for Dead, Priority and Hello.

Sumber : disini, disini dan disini

Read More »

Domain Parking menggunakan Fitur Smallbusiness dari Yahoo!!

Domain Parking, apakah yang dimaksud dengan "domain parking" itu?
tadinya gue ga tau namanya domain parking. yang gue tau, adalah bikin alias biar blog gue bisa di akses pake domain yang baru gue beli. hehehehe.... maklumlah, namanya juga baru Nubie,,,,

Dalam Bahasa internet, Domain Parking adalah sebuah fitur untuk mengarahkan sebuah domain ke domain yang lain. kalo pake bahasa wikipedia,
Domain parking refers to the registration of an Internet domain name without that domain being used to provide services such as e-mail or a website. This may have been done to reserve the domain name for future development, and to protect against the possibility of cybersquatting. Since the domain name registrar will have set name servers for the domain, the registrar or reseller potentially has use of the domain rather than the final registrant.
Ya intinya gitu dah, gimana caranya domain kita bisa di akses tanpa harus di hosting. lumayanlah buat mainan google apps. hehehe.... :-)


Oke, sekarang kita bahas gimana cara domain parking pake salah satu fitur Yahoo!! yaitu Yahoo!! smallbusiness berhubung domainnya boleh beli di yahoo!!.

Berikut Langkah2nya,

1. Buka smallbusiness.yahoo.com sehingga terlihat seperti dibawah ini.


2. Login dengan yahoo account anda


3. Pilih Manage advance DNS


4. Isi NS recordnya dengan NS yahoo


5. Isi A recordnya sesuai dari yang di berikan blogspot


6. Domain anda telah berhasil di parkir di Yahoo!!
7. Untuk pengetesan, bisa menggunakan command dig atau host.


Selain menggunakan smallbussines dari Yahoo!!, kita juga bisa menggunakan site yang memang digunakan untuk fasilitas domain parking. seperti everydns.com. Untuk catatan menggunakan everydns, akan disiapkan nanti.

Demikian sekelumit catatan kecil, mudah2an berguna. Maaf kalo tulisannya berantakan... maklum, dah malem banget.. masih banyak tugas yang harus dikerjakan....
:-):-)
Read More »

Setting GPRS by OTA and manual APN (GSM)

Meskipun sudah dibahas di beberapa milis dan blog, tapi sepertinya harus di publish juga nih. soalnya kadang suka iseng edit-edit dan reset default HP kesayangan gara-gara kesalahan aplikasi yang bentrok.

Operator
Mentari ,Matrix ,IM3 ,3 ,Telkomsel ,Telkomsel Flash ,XL ,AXIS

——————————————————————————
Mentari Indosat
Call Center: 222
.
Setting GPRS OTA
Ketik SMS: GPRS‹spasi›MerkHP‹spasi›TypeHP
Kirim Ke: 3000
Contoh: GPRS NOKIA N70
.
Setting GPRS manual
Profile Name : INDOSATGPRS
Homepage URL : http://wap.klub-mentari.com
IP Address : 10.19.19.19
Bearer : GPRS
User Name : indosat
Password : indosat
APN : indosatgprs
.
Setting MMS
Profile Name : INDOSATMMS
Connection URL : http://mmsc.indosat.com
IP Address : 10.19.19.19:8080
Bearer : GPRS
User Name : indosat
Password : indosat
APN : indosatmms
——————————————————————————
Matrix Indosat
Call Center: 111 (dr kartu Matrix anda)
.
Setting GPRS OTA
Ketik SMS: GPRS‹spasi›MerkHP‹spasi›TypeHP
Kirim Ke: 3939
Contoh: GPRS NOKIA N70
.
Setting GPRS manual
Profile Name : satelindo
Homepage URL : http://wap.matrix-centro.com
IP Address : 202.152.162.250
Bearer : GPRS
User Name :
Password :
APN : satelindogprs.com
.
Setting MMS
Profile Name : sat-mms
Connection URL : http://mmsc.satelindogprs.com
IP Address : 202.152.162.88
Bearer : GPRS
User Name : satmms
Password : satmms
APN : mms.satelindogprs.com
—————————————————————————
IM3 Indosat
Call Center: 300 (dr kartu IM3 anda)
.
Setting GPRS OTA
Ketik SMS: GPRS‹spasi›MerkHP‹spasi›TypeHP
Kirim Ke: 3939
Contoh: GPRS NOKIA N70
.
Setting GPRS manual
Access Point Name (APN) : www.indosat-m3.net
Username : gprs
Password : im3
Gateway IP : 010.019.019.019
Port : 9201 atau 8080
Homepage : http://wap.m3-access.com
.
Setting MMS
Data bearer : GPRS
Access Point Name (APN) : mms.indosat-m3.net
Username : mms
Password : im3
Gateway IP : 010.019.019.020
Port : 8081
Homepage : http://mmsc.m3-access.com
—————————————————————————
3 (Three)
Call Center: 123 (dr kartu 3 anda)
.
Setting GPRS manual
Data Bearer: GPRS
Access point name: 3gprs
User name: 3gprs
Password: 3gprs
Home: http://wap.three.co.id
Phone IP Address: Automatic
Proxy Server Address: 10.4.0.10
Proxy port number: 3128
.
Setting MMS
Connection name: 3mms
Data bearer: GPRS
Access point name: 3mms
User name: 3mms
Prompt Password: No
Password: 3mms
Authentication: Normal
Gateway IP address: 0.0.0.0
Homepage: http://mms.three.co.id
Phone IP address: Automatic
Primary name server: 0.0.0.0
Secondary name server: 0.0.0.0
Proxy server address: 10.4.0.10
Proxy port number: 3128
—————————————————————————
Telkomsel (simPATI, AS, Halo)
Call Center: 111 (pascabayar) & 116 (prabayar) (dr kartu Telkomsel anda)
.
Setting GPRS OTA
Ketik SMS: S‹spasi›MerkHP‹spasi›TypeHP
Kirim Ke: 5432
Contoh: S NOKIA N70
.
Setting GPRS manual
Connection name: APN Telkomsel
Data bearer: GPRS
Access Point Name: telkomsel
User name: wap
Prompt password: No
Password: wap123
Authentication: Normal
Homepage: http://wap.telkomsel.com
Gateway IP address: 010.001.089.130
Connection security: Off
Session mode: Permanent
.
Setting MMS
Connection Name : APN MMS
Data Bearer : GPRS
Access Point Name : mms
Username : wap
Prompt Password : No
Password : wap123
Authentication : Normal
Gateway IP address : 10.1.89.150
Homepage : http://mms.telkomsel.com
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent
—————————————————————————
Telkomsel Flash
.
Setting GPRS manual
Connection Name : TSEL-FLASH
Data Bearer : GPRS
Access Point Name : flash
Username : wap
Prompt Password : No
Password : wap123
Authentication : Normal
Gateway IP address : 10.1.89.130
Homepage : http://wap.telkomsel.com
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent
—————————————————————————
XL (Jempol, Bebas, XPlor)
Call Center: 818 (dr kartu XL anda)
.
Setting GPRS OTA
Ketik SMS: GPRS‹spasi›MerkHP‹spasi›TypeHP
Kirim Ke: 9667
Contoh: GPRS NOKIA N70
.
Setting GPRS manual
Connection name: XL-GPRS
Data bearer: GPRS
Access Point Name: www.xlgprs.net
User name: xlgprs
Prompt password: No
Password: proxl
Authentication: Normal
Homepage: http://wap.xl.co.id
Gateway IP address: 202.152.240.050
Connection security: Off
Session mode: Permanent
.
Setting MMS
Connection Name : XL-MMS
Data Bearer : GPRS
Access Point Name : www.xl.mms.net
Username : xlgprs
Prompt Password : No
Password : proxl
Authentication : Normal
Proxy address : 202.152.240.50
Homepage : http://mmc.xl.net.id/sevlets/mms
Connection Security : Off
—————————————————————————
AXIS
Call Center: 838 (dr kartu AXIS anda)
.
Setting GPRS
Connection name: AXIS
Data bearer: GPRS
Access Point Name: www.axisgprs.net
User name: AXIS
Prompt password: No
Password: 123456
Authentication: Normal
Homepage: http://wap.axisworld.co.id
Gateway IP address: 10.8.3.8
Proxy Port : 9201 atau 8080
Connection security: Off
Session mode: Permanent
.
Setting MMS
Connection Name : AXISMMS
Data Bearer : GPRS
Access Point Name : AXISMMS
Username : axismms
Prompt Password : No
Password : 123456
Authentication : Normal
Proxy address : 10.8.3.8
Homepage : http://mmsc.AXIS
Connection Security : Off
.
Setting Streaming
Connection Name : AXISstream
Data Bearer : GPRS atau PS
Access Point Name (APN) : AXIS
Username : AXIS
Password : 123456
Use Proxy : No


Sumber : disini


Read More »

Minggu, 20 September 2009

Selamat Idul Fitri 1430 H






Read More »

Selasa, 08 September 2009

Facebook Privacy, All about Facebook

Alat dan Bahan :

1. Facebook account
2. Computer with Internet access :-)


Block a User on Facebook

1. Log on through the Facebook home page and head to the "My Privacy" page (see Resources below). You can change privacy levels for almost every Facebook feature from this page.


2. List the person you want to block in the "Block People" box on the My Privacy page and click "Search."


3. Browse through the results to find the person you want to block. The more common the name, the more people you will need to search through.


4. Click the "Block Person" link for the person you want to block. The person will no longer be able to see your profile, and you will not turn up in the person's search results.


Set Up a Limited Profile

1. Go to the "My Privacy" page after you log on to Facebook.


2. Click on the "Limited Profile Settings" link. You will see a preview of your profile along with a list of all the shared features.


3. Choose the profiles features you want to share on your limited profile. You may also decide which photos albums you want to share. Don't forget to click "Save" when you are finished making changes.


4. Add friends to your limited profile network by listing their names in the limited profile box. You can only add confirmed friends to the list.


Read More »

Kamis, 13 Agustus 2009

MIKROPROSESOR INPUT OUTPUT UNIT

Unit Input dan Output
Input Output (I/O) merupakan komponen pokok dari sistem mikroprosesor. Informasi di luar CPU harus dikumpulkan dan diproses. Begitu diproses informasi harus disajikan dan dikirim untuk mengendalikan berbagai alat Input Output. Perkembangan mikroelektronika telah mendukung perkembangan I/O dari unprogrammable ke programmable sistem. Beberapa komponen I/O terprogram yang sangat populer dalam dunia sistem mikroprosesor adalah Z-80 PIO dan PPI 8255 .


I/O PARALEL
Z-80 PIO (Programmable Input Output)
IC Z-80 PIO adalah IC I/O paralel terprogram yang prilakunya dapat disetel menggunakan program. Z-80 PIO adalah salah satu chip yang diproduksi untuk pasilitas antar muka dengan Z-80 CPU. Z-80 PIO memiliki kelengkapan :
•Dua periperal port antar muka paralel 8 bit independent dengan kendali jabat tangan.
•Penggerak I/O terinterupsi.
•Empat mode operasi
1.Mode 0 : Byte Output dengan jabat tangan
2.Mode 1 : Byte Input dengan jabat tangan
3.Mode 2 : Byte Bidirectional dengan jabat tangan (hanya untuk Port A)
4.Mode 3 : untuk Bit Control
•Logika interupsi dengan prioritas daisy chain.
•Semua input dan output kompatibel dengan TTL.

Z-80 PIO terdiri dari dua port yaitu Port A dan Port B. Masing-masing port dilengkapi dengan pena-pena jabat tangan. Dengan 40 pin dalam dua lajur fungsi masing-masing pin dapat dikelompokkan dalam empat kelompok :
1.Kelompok Bus Data
a.D0 – D7 adalah bus data 8 bit dua arah digunakan sebagai saluran data dan kata perintah.
b.A0 - A7 adalah saluran dua arah untuk transfer data atau status dan sinyal kontrol antara peralatan I/O dan Port A.
c.B0 – B7 merupakan saluran dua arah untuk transfer data atau status dan sinyal kontrol antara I/O dan Port B.

2.Kelompok Kontrol
a.B/A* sel adalah pin saluran sinyal pemilih port. Pada kondisi rendah (0) yang aktif adalah Port A, dan Port B aktif jika pin ini berkondisi tinggi (1).
b.C/D* sel adalah pin saluran sinyal pemilih register kontrol atau register data. Jika C/D* = 0 register yang aktif adalah register data dan C/D* = 1 register yang aktif adalah register perintah.
c.CE* adalah sinyal aktif rendah yang berfungsi sebagai pin pengaktif chip Z-80 PIO.
d.M1* adalah sinyal aktif rendah bekerja mensinkronkan kerja interrupt logic. Pada saat M1* dan RD* aktif, Z-80 CPU melakukan fetching sebuah instruksi ke memori. Sebaliknya pada saat M1* dan IORQ* aktif, CPU melakukan pengenalan interupsi. Dan jika M1* aktif tanpa IORQ* atau RD*, Z-80 PIO ada dalam keadaan reset.
e.IORQ* adalah sinyal Input Output Request aktif rendah bekerja pada saat CPU mentransfer perintah atau data ke Z-80 CPU.
f.READ* adalah sinyal aktif rendah yang menunjukkan CPU membaca data dari I/O.

3.Kelompok Interrupt
a.INT* adalah sinyal interrupt aktif rendah yang digunakan oleh PIO untuk memintan layanan interupsi.
b.IEI adalah sinyal Interrupt Enable Input aktif tinggi yang menunjukkan PIO siap menerima layanan interupsi.
c.IEO adalah sinyal Interrupt Enable Output aktif tinggi yang menunjukkan PIO telah melayani interupsi.
4.Kelompok Status Kontrol Port
a.ASTB* adalah sinyal strobe Port A, aktif rendah yang operasinya tergantung pada mode operasi yang dipilih.
•Mode 0 : menunjukkan keadaan peralatan I/O telah menerima data yang dikirim oleh PIO.
•Mode 1 : menunjukkan keadaan data telah dikirim ke register Port A oleh peralatan I/O.
•Mode 2 : menunjukkan keadaan data dari register Port A telah diletakkan pada bus data dan kemudian data telah diterima oleh peralatan I/O.
•Mode 3 : pulsa ini secara internal ditahan oleh PIO (tidak dimanfaatkan).
b.A RDY adalah sinyal ready aktif tinggi untuk Port A bekerja tergantung mode operasi sebagai berikut :
•Mode 0 : menunjukkan register Port A berisi data byte dan
•telah disiapkan pada saluran bus data untuk ditransfer ke peralatan I/O.
•Mode 1 : menunjukkan keadaan register data Port A kosong dan siap menerima data word berikutnya.
•Mode 2 : menunjukkan keadaan register data Port A telah siap untuk diambil oleh peralatan I/O. Data akan dikeluarkan jika ada sinyal STB*.
•Mode 3 : tidak dimanfaatkan

c.B STB* adalah sinyal masukan strobe untuk Port B aktif rendah dimana operasinya sama dengan sinyal A STB*
d.B RDY adalah sinyak keluaran ready aktif tinggi untuk Port B dengan operasi kerja sama dengan A RDY.0
Masing-masing Port dilengkapi dengan dua register, yaitu register data dan register perintah. Selengkapnya register pada Z-80 PIO terdapat empat buah register yaitu:
•Register Data A
•Register Data B
•Register Perintah A
•Register Perintah B
Register data digunakan untuk memegang data dan register perintah digunakan untuk mengatur mode kerja dan perilaku masing-masing port. Pemilihan register-register pada Z-80 CPU dikerjakan melalui pena port B/A dan pena Control/Data.




PPI 8255
8255 adalah chip Programmable Peripheral Interface, berfungsi untuk antar muka paralel dengan perilaku dapat diatur dengan program. PPI 8255 terdiri dari tiga port I/O 8 bit yaitu : Port A, Port B, dan Port C. Masing-masing port dapat dibuat menjadi port masukan maupun port keluaran. Gambar 8. menunjukkan diagram blok bagian dalam dari PPI 8255.


PPI 8255 memiliki buffer bus data dua arah, yang berarti dapat berfungsi baik sebagai port input maupun port output. Arah aliran data dapat dijelaskan menggunakan pengaturan logika Read/Write. Secara mudah dapat diuraikan dengan tabel berikut :


PPI 8255 bekerja dalam tiga mode, yaitu :
1. Mode 0 : Port A, Port B, dan Port C bekerja sebagai port I/O sederhana tanpa jabat tangan. Pada mode ini CPU sama sekali tidak memperhatikan status 8255. CPU mentransfer data tanpa mempersoalkan apa yang terjadi pada 8255. Port A dan Port B bekerja sebagai port 8 bit sedangkan Port C dapat dibuat bekerja dalam 8 bit atau berdiri sendiri dalam 4 bit lower dan 4 bit upper secara terpisah.



2. Mode 1 : Port A, Port B bekerja sebagai port I/O dengan jabat tangan menggunakan sebagian dari pena Port C. Saluran PC0, PC1, dan PC2 berfungsi sebagai saluran jabat tangan untuk Port B sedangkan Port A menggunakan saluran PC3, PC4, dan PC5 sebagai sinyal jabat tangan. PC6 dan PC7 dapat digunakan untuk saluran I/O

3. Modus 2 : Hanya Port A dapat dibuat sebagai port I/O dua arah dengan jabat tangan. Port A dapat digunakan sebagai port untuk transfer data dua arah dengan jabat tangan. Ini artinya data dapat masuk atau keluar dari saluran yang sama. Mode ini mengembangkan sistem saluran (bus) ke mikroprosesor atau mentransfer byte data ke dan dari floppy disk controller. Pada mode 2 saluran PC3 sampai PC7 digunakan sebagai saluran jabat tangan untuk Port A.


I/O SERIAL
I/O serial adalah unit masukan keluaran yang bekerja atas dasar prinsip urut/seri. Dalam hal ini diperlukan proses konversi dari data paralel ke bentuk serial. Ada dua teknik konversi yang ditawarkan yaitu :
•Teknik perangkat lunak
•Teknik perangkat keras.

I/O Serial Perangkat Lunak
Serialisasi dan deserialisasi suatu data diselenggarakan oleh suatu perangkat program. Pada masukan program menunggu sampai menerima suatu bit start, kemudian membaca bit data. Pada keluaran program mengirim suatu urutan bit demi bit.

Prinsip utama serialisasi adalah merakit data 8 bit (atau lebih) di akumulator dan menggeser keluar bit demi bit pada frekuensi tertentu. Cara yang sederhana adalah mengeluarkan isi akumulator ke salah satu saluran dari port I/O (Port 0). Akumulator kemudian digeser ke kanan satu bit, diimplemen suatu tunda dan bit selanjutnya dikeluarkan sampai semua bit data paralel dikeluarkan.
Sebaliknya deserialisasi dilakukan dengan membaca bit 0 dan merekamnya ke akumulator. Akumulator di geser kekiri satu posisi dengan tunda tertentu. Kemudian bit 0 dibaca lagi dan dilakukan proses pencatatan dan penggeseran akumulator sampai data byte terselesaikan.
Keuntungan I/O terprogram terletak pada ketersederhanaannya dan tidak perlu harus menyiapkan perangkan keras. Kelemahannya terletak pada masalah waktu yaitu lambatnya proses.

I/O Serial Perangkat Keras
Salah satu komponen LSI standar adalah Universal Asynchronous Receiver-Transmitter (UART). UART bekerja mengubah data serial ke paralel dan data paralel ke serial. UART paling sering digunakan untuk ope rasi kecepatan rendah ke sedang. Sedangkan untuk transmisi kecepatan tinggi digunakan jenis Universal Synchronous Receiver Transmitter (USRT).
Fungsi UART adalah pada pengubahan serial – paralel.
Dua fungsi pokok UART adalah :
•Mengambil data paralel dan mengubah menjadi arus bit serial dengan diawali bit start, bit data, bit paritas, dan karakter penghenti.
•Mengambil arus bit serial dan mengubahnya menjadi bit paralel.
Sebuah UART standar mempunyai tiga seksi yaitu : sebuah penerima, sebuah pengirim, dan sebuah seksi pengendali.

UART memerlukan baik port masukan maupun port keluaran untuk perantaraan dengan sistem mikroprosesor. Dua diantara piranti UART adalah :
•MC 8650 Asynchronous Comunication Interface Adaptor (ACIA) dari Motorolla.
•8251 Universal Synchronous and Asynchronous Receiver Transmitter (USART) dari Intel.

Motorolla 6850 ACIA
6850 tersusun dari sejumlah register serial paralel masukan keluaran dan rangkaian pengendali standar EIA RS 232.
Penghantaran 6850 pada saluran/bus dari sistem dapat digambarkan seperti Gambar 17. Data serial yang masuk dan keluar adalah sinyal kompatibel TTL dan harus di bufer untuk memberikan tingkatan yang diperlukan untuk menggerakkan alat-alat serial.

Intel 8251 USART
8251 dirancang oleh Intel yang memiliki pasilitas sebagai UART dan juga USRT. Dengan kata lain 8251 dapat dipakai baik sebagai alat tak serempak maupun alat serempak. Sehingga 8251 diberi nama USART. 8251 menyediakan pasilitas pengiriman dan penerimaan data sinkron dan tak sinkron.

METODE PENGENDALIAN I/O
Pengaturan alih data dari alat luar dengan sistem komputer/sistem mikroprosesor menerapkan suatu strategi penjadwalan. Pada pengendalian alat I/O dikenal adanya tiga metode yaitu :
•Metode Polling
•Metode Interupsi
•Metode Akses Memori Langsung (AML)

Metode Polling
Metode polling merupakan metode pengendalian I/O melalui program. Semua pengalihan data dari dan ke alat I/O diselengarakan oleh program. Prosesor mengirim dan meminta data sepenuhnya dibawah kendali program. Pengalihan data dapat dilaksanakan baik melalui mekanisme jabat tangan maupun tanpa jabat tangan. Dalam mekanisme jabat tangan isyarat diperiksa secara terus menerus. Program terus menerus berputar lewat sejumlah pengetesan untuk menentukan apakah masukan atau keluaran dapat diselenggarakan pelayanannya atau tidak. Bila ditemukan alat yang memerlukan pelayanan, rutin pelayanan diaktifkan dan pemilihan saluran diproses. Gambar 19. menunjukkan diagram alir pengendalian I/O dengan metode polling. Metode polling adalah metode pengendalian I/O yang paling sederhana dan paling umum digunakan. Metode ini tidak memerlukan perangkat keras khusus dan semua pengalihan I/O dikendalikan oleh program. Pengalihan semacam ini disebut pengalihan serempak dengan program.


Metode Interupsi

Pengendalian I/O dengan metode polling mempunyai dua kelemahan :
•Pemborosan waktu prosesor karena status semua periferal diperiksa terus menerus secara berurutan.
•Karena harus memeriksa status semua alat I/O maka waktu kerjanya menjadi lambat. Ini merupakan kelemahan dalam sistem waktu nyata (Real Time), dimana satu periferal mengharap layanan dalam satu waktu tertentu.

Kelemahan ini diatasi dengan menggunakan layanan waktu tak sinkron menggunakan interupsi. Tiap alat I/O atau pengendalinya dihubungkan ke sebuah saluran interupsi. Saluran interupsi menggerbangkan sebuah permintaan interupsi ke mikroprosesor. Bilamana sebuah alat I/O memerlukan layanan , alat akan membangkitkan pulsa interupsi atau status suatu tingkatan saluran untuk menarik perhatian mikroprosesor. Mikroprosesor akan memberikan layanan pada alat I/O jika ada interupsi dan jika tidak ada interupsi mikroprosesor melakukan instruksi selanjutnya.

Begitu permintaan interupsi diterima dan disetujui oleh mikroprosesor, alat I/O harus dilayani. Untuk melayani alat I/O, maka mikroprosesor melaksanakan suatu routin pelayanan khusus. Ada dua masalah yang muncul pada saat melakukan layanan interupsi :
•Bagaimana status program yang dilaksanakan pada mikroprosesor pada saat interupsi harus diperilahara dalam stack.
•Bagaimana mikroprosesor dapat mengenali secara tepat alat I/O mana yang membangkitkan interupsi. Identifikasi ini dapat dilakukan dengan perangkat keras, perangkat lunak, atau kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak. Pencabangan ke alamat alat I/O disebut Pemvektoran Interupsi. Rutin perangkat lunak menetapkan identitas alat yang meminta layanan interupsi. Rutin identifikasi interupsi akan memilih saluran setiap alat yang dihubungkan dengan sistem. Setelah dikenal alat mana yang mencetuskan interupsi maka ia kemudian bercabang ke alamat rutin penanganan interupsi yang sesuai. Metode ke dua yang digerakkan oleh perangkat lunak, tetapi dengan pertolongan beberapa perangkat keras tambahan. Metode ini menggunakan rantai beranting (daisy chain) untuk mengenal alat yang mencetuskan interupsi. Metode tercepat adalah interupsi yang divektorkan. Adalah menjadi tanggung jawab pengendali alat I/O untuk memberikan baik interupsi maupun pengenal alat yang menyebabkan interupsi atau lebih baik lagi alamat pencabangan bagi rutin penanganan interupsi. Bila pengendali hanya memberikan pengenal alat, adalah tugas perangkat lunak mencari tabel alamat pencabangan bagi tiap alat. Ini sederhana bagi perangkat keras tapi tak mencapai performansi tertinggi.
•Prioritas
Beberapa interupsi dapat dibangkitkan serentak. Mikroprosesor diberi tugas untuk memutuskan bagaimana urutan pelayanannya. Setiap alat diberikan suatu prioritas. Mikroprosesor melayani setiap alat sesuai prioritasnya. Dalam dunia komputer prioritas 0, menurut konvensi memiliki prioritas. tertinggi, prioritas 1 yang kedua demikian seterusnya. Prioritas dapat diset baik pada perangkat keras maupun perangkat lunak. Pengaturan prioritas dengan perangkat keras dikerjakan oleh suatu piranti yang disebut Programmable Interrupt Controller (PIC)

Akses Memori Langsung
Interupsi menjamin tanggapan yang paling cepat dari proses pengendalian data pada I/O. Akan tetapi pelayanan pada alat masih diselenggarakan oleh perangkat lunak. Kecepatan transfer paralel sebuah mikroprosesor dibatasi oleh overhead perangkat lunak yang terlibat dalam pengiriman kata-kata berurutan. Ini mungkin masih tidak cukup cepat bagi pengolahan yang melibatkan alih memori cepat. Kembali disini menggantikan perangkat lunak dengan perangkat keras. Rutin perangkat lunak yang menyelenggarakan alih data antara memori dengan alat I/O
digantikan oleh prosesor perangkat keras khusus yang disebut dengan Direct Memory Access Controller (DMAC). Sebuah DMAC adalah prosesor khusus yang dirancang untuk menyelenggarakan alih data berkecepatan tinggi antara memori dengan alat luar. Dalam akses memori langsung digunakan dua teknik untuk berhubungan dengan memori :
•Prosesor dihentikan atau ditangguhkan oleh DMAC. DMAC memegang pengendalian bus dan membiarkan alat I/O berhubungan langsung dengan memori.
•DMAC mencuri satu siklus memori dari mikroprosesor, memberinya kepada pengiriman data antara memori dan alat I/O.
DMAC adalah prosesor khusus yang memutuskan hubungan atau mengisolasi MPU dari bus-bus dan mengatur pengiriman yang diperlukan antara memori dan alat I/O. Gambar 22. menunjukkan diagram blok kerja DMAC.
Pada saat sistem bekerja, saklar pada posisi atas sehingga saluran terhubung dari mikroprosesor ke sistem memori dan peripheral. Untuk membaca file ke disk diperlukan sejumlah perintah ke disk controller, memerintahkan untuk mencari dan membaca blok data yang dari disk. Jika disk controller telah menemukan byte pertama dari blok data, disk controller mengirim sinyal DMA request (DREQ) ke DMAC. Jika DMAC tidak dalam terhalang maka DMAC mengirim sinyal hold request (HRQ) ke mikroprosesor melalui pin HOLD. Mikroprosesor menanggapi masukan ini dengan mengambangkan saluran/bus dan mengirim sinyal hold acknowledge (HLDA) ke DMAC. Jika DMAC menerima sinyal HLDA, akan mengirim sinyal untuk menghubungkan bus/saluran ke posisi DMAC.
Pada saat DMAC mengontrol saluran, ia mengirim alamat memori dimana byte pertama dari disk controller di tulis. Selanjutnya DMAC mengirim sinyal DMA acknowledge (DACK) ke disk controller untuk memberitahukan kesiapan mengeluarkan byte. Akhirnya DMAC mengaktifkan saluran MEMW* dan IOR* pada saluran kontrol.

Read More »

Senin, 27 Juli 2009

Ping (Packet Inter Network Groper)

Ping (singkatan dari Packet Internet Groper) adalah sebuah program utilitas yang digunakan untuk memeriksa konektivitas jaringan berbasis teknologi Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP). Dengan menggunakan utilitas ini, dapat diuji apakah sebuah komputer terhubung dengan komputer lainnya. Hal ini dilakukan dengan cara mengirim sebuah paket kepada alamat IP yang hendak diujicoba konektivitasnya dan menunggu respons darinya. Nama "ping" berasal dari sonar sebuah kapal selam yang sedang aktif, yang sering mengeluarkan bunyi ping ketika menemukan sebuah objek.
Apabila utilitas ping menunjukkan hasil yang positif maka kedua komputer tersebut saling terhubung di dalam sebuah jaringan. Hasil statistik keadaan koneksi ditampilkan dibagian akhir. Kualitas koneksi dapat dilihat dari besarnya waktu pergi-pulang (roundtrip) dan besarnya jumlah paket yang hilang (packet loss). Semakin kecil kedua angka tersebut, semakin bagus kualitas koneksinya.


Contoh Ping
Contoh Ping pada Linux terhadap www.google.com:
$ ping www.google.com
PING www.l.google.com (64.233.183.103) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 64.233.183.103: icmp_seq=1 ttl=246 time=22.2 ms
64 bytes from 64.233.183.103: icmp_seq=2 ttl=245 time=25.3 ms
64 bytes from 64.233.183.103: icmp_seq=3 ttl=245 time=22.7 ms
64 bytes from 64.233.183.103: icmp_seq=4 ttl=246 time=25.6 ms
64 bytes from 64.233.183.103: icmp_seq=5 ttl=246 time=25.3 ms
64 bytes from 64.233.183.103: icmp_seq=6 ttl=245 time=25.4 ms
64 bytes from 64.233.183.103: icmp_seq=7 ttl=245 time=25.4 ms
64 bytes from 64.233.183.103: icmp_seq=8 ttl=245 time=21.8 ms
64 bytes from 64.233.183.103: icmp_seq=9 ttl=245 time=25.7 ms
64 bytes from 64.233.183.103: icmp_seq=10 ttl=246 time=21.9 ms

--- www.l.google.com ping statistics ---
10 packets transmitted, 10 received, 0% packet loss, time 9008ms
rtt min/avg/max/mdev = 21.896/24.187/25.718/1.619 ms

Contoh Ping pada Microsoft Windows XP terhadap www.google.com:
C:\>ping www.google.com

Pinging www.l.google.com [64.233.183.103] with 32 bytes of data:

Reply from 64.233.183.103: bytes=32 time=25ms TTL=245
Reply from 64.233.183.103: bytes=32 time=22ms TTL=245
Reply from 64.233.183.103: bytes=32 time=25ms TTL=246
Reply from 64.233.183.103: bytes=32 time=22ms TTL=246

Ping statistics for 64.233.183.103:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 22ms, Maximum = 25ms, Average = 23ms

Walaupun begitu, secara umum hasilnya akan memberikan IP address komputer yang di ping, Waktu/Durasi pulang pergi tiap-tiap paket dalam satuan milliseconds, jumlah paket yang dikirimkan dan diterima, dan jumlah serta persentase paket yang hilang.

Informasi Teknis

Ping menggunakan paket ICMP (Internet Control Message Protocol). Paket yang berasal dari komputer asal disebut “ICMP_echo_request”, dan respon dari target disebut “ICMP_echo_reply”. Tiap paket secara default mengandung 32 atau 64 byte data dan 8 byte informasi pembaca protokol, tetapi ping dapat dikonfigurasi pada baris command untuk menggunakan ukuran paket yang berbeda. Loe bisa mengakses daftar switches dan fungsi tambahan lainnya dengan bantuan file help untuk perintah ping:

Untuk Windows, pada command prompt, ketikkan ping /?
Pada sistem yang berbasis Unix (misalnya Mac OS X, Linux, Solaris), pada command prompt ketikkan ping –help
Technorati Tags: belajar linux, belajar unix, belajar windows, mac os, pengertian ping, ping, linux, unix, Internet Control Message Protocol

Sumber : di sini

Read More »

Warga Facebook Diijinkan Ganti Nama

Jakarta - Satu kesempatan lagi dibuka bagi penguna Facebook yang ingin mengganti namanya.

Jika sebelumnya situs jejaring sosial itu memperbolehkan pengguna memilih username yang ditawarkan dengan peringatan bahwa ini adalah satu-satunya kesempatan yang mereka miliki, maka Facebook sepertinya harus mencabut kata-katanya tadi.

Ya, Facebook membuka pintu kesempatan kembali dan mereka menegaskan bahwa ini adalah benar-benar yang terakhir kalinya, demikian dikutip detikINET dari Observer, Senin (27/7/2009).

Jadi bagi Anda yang merasa kurang puas dengan username Anda (www.facebook.com/username) yang sekarang di Facebook, maka ikuti langkah-langkah berikut:

Click di menu "Setting "yang ada di pojok kanan atas halaman muka Facebook. Di pull-down menu, click "Account Settings" kemudian click "Username". Clik lagi di bagian "Change" untuk mengetik username baru Anda. Setelah itu, jangan lupa menekan "Confirm" jika sudah selesai.

Nah, bila semua sudah dilakukan, siaplah berseluncur kembali dengan nama baru Anda

Sumber : di sini

Read More »

Sabtu, 18 Juli 2009

Bypass Mikrotik Hotspot login

Pas googling sana kemari ternyata masih ada celah buat bypass Login
Page itu..;-). Tuls yang digunain adalah NetCut dari arcai.com.
Caranya sederhana yaitu pake teknik MAC address spoofing kyk yang gue
bilang di thread sebelah. Gini caranya...:

1. Install dulu NetCut (cari sendiri ya :P)...
2. Buka netcut, ntar disana keliatan MAC-MAC client yang lagi terhubung
3. Copy MAC tersebut dan nantinya akan kita gunakan sebagai MAC kita.

Cara rubah MAC Address :
# Menggunakan Network Properties (ga semua Card Eth ada option ini)
1. Buka Network Connection pilih properties (kyk mo ganti IP gitu)
2. Pada Pilih Tag Configure-->Advance cari value "Network Address" dan
masukin MAC Address yang kita inginkan.
3. Kalo value "Network Address" ga ada, brati card kita ga punya option ini.
4. Ipnya disamakan dengan MAC address yang kita gunakan.


Apabila card NIC ga punya option Network addres,
Jangan bersedih kita bisa gunakan tips ini:
# Menggunakan Regedit
1. Bukan menu Start RUN ketik "regedt32" bukan "regedit"
2. Pergi ke key:
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Class\{4D36E972-E325-11CE-BFC1-08002bE10318}\0009]
<---- "009" ini beda2 tergantung Card kita. Cari string
"AdapterModel". Llihat value dari key tersebut apakah sudah sesuai
dengan nama card eth yang mau kita ubah MAC nya.
3. Buat 1 key baru didalem "009" (sesuai hardware kita masing) tadi.
Type key "String Value"
4. Isikan MAC address pada kolom data tersebut tanpa tanda titik dua
(Ex: 00:01:40:50:12, jadi 0001405012)
5. Tutup regedit.
6. Reload card kita dengan cara Disable/Enable.
7. Cek perubahan MAC address dengan perintah di command promp X:\>ipconfig /all
8. Lihat pada Physical Address apakah sudah sesuai dengan MAC yang
kita masukkan.

Kalo udah sesuai dengan MAC yang kita mau, kita udah siap buat masuk

di www.milw0rm.com juga telah dirilis videonya sejak lama. bagi yang hendak mengetahui secara langsung bisa dilihat di sini.

Sumber : dari email yang di post oleh Awie..

Read More »

Rabu, 01 Juli 2009

Kegunaan lain SSH Tunnel

Melanjutkan bahasan terdahulu mengenai SSH Tunnel, tadi pagi gue dapet pertanyaan dari temen gue. bagaimana biar YM yang di blok proxy bisa dipake. saat gue liat connection preference di YM, terdapat pilihan SOCK proxy. coba coba googling, ternyata bisa juga YM ini menggunakan SSH Tunnel. So, gue coba aja dah. Berikut langkah-langkah yang gue lakuin.



1. Kamu harus punya koneksi ssh ke suatu server. Kamu bisa mendapatkan SSH Account secara legal ataupun illegal. Tergantung kemampuan dan kemauan aja deh. sebelumnya sudah saya persiapkan server tersebut. (hehehe,,, padahal ngerayu teman buat bukain koneksi sshnya. tapi lumayanlah, daripada kaga).
2. Siapkan putty sebagai tool yang akan kita pakai. bisa di download di sini.
3. Buka Putty kamu seperti gambar di bawah ini.


4. masukkan ip server kamu dan portnya seperti gambar dibawah diatas. pastikan kamu menandai dengan akses ssh.
5. pada tab sebelah kiri, kamu pilih conection. trus pilih ssh. kemudian pilih tunnel.
6. pada tab tunnel, di kolom Destination, kamu masukkan ip server ssh kamu. dan pilih port diatas 5500, type kamu pilih dynamic dan auto. dan pilih add. seperti gambar di bawah ini.




7. Login ke ssh kamu dan biarkan koneksi ssh tetap berjalan.
8. Buka YM kamu, kemudian pilih Messenger > Connection preference. seperti gambar dibawah ini.


9. Pada tab Conection pilih use proxy. Kemudian enable shock proxy. dan isi server name dengan local host dan portnya sesuai dengan port pada ssh anda. contohnya dapat digambarkan dibawah ini.


10. Klik apply dan OK. Sekarang kamu coba masukan id dan passoword YM. pastinya sekarang sudah bisa chating ria.



Read More »